Jumat, April 4, 2025
Prestasi MahasiswaProgram Kreativitas MahasiswaUNISM

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA 2024 DENGAN MENGUSUNG TOPIK PENCEGAHAN STUNTING, MAHASIWA D4 PROMOSI KESEHATAN RAIH PENDANAAN SEBANYAK 4 TIM

Mahasiswa D4 Promosi Kesehatan kembali torehkan Prestasi dengan lolosnya pendanaan PKM ke VIII Diktiristek (19/04/24). Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang tahun 2024 kembali digelar Oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta sengan ribuan judul karya ilmiah mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia

Dalam surat nomor 2546/E2/DT.01.00/2024 yang dikeluarkan oleh diktiristek, 4 karya ilmiah Mahasiswa D4 Promosi Kesehatan berhasil lolos untuk diberikan hibah pendanaan. Dengan didampingi oleh dosen pendamping Nurul Hidayah, SKM., M. Kes, empat judul yang berhasil meraih dukungan pendanaan tersebut, meliputi 2 Program Pemberdayaan Masyarakat (PKM) berskema Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH), 1 PKM berskema Kewirausahaan (PKM- K) dan 1 PKM berskema Pemberdayaan Masyarakat (PKM-PM).

  1. Representasi Nilai Maasi, Manuntung, Maher dalam Media A Behaviour Centered Design secara Virtual-Auditory-Kinesthetic untuk Mendukung Percepatan Penurunan Stunting (PKM-RSH)

Permainan Games ABCD PANTING

Diketuai oleh Norliana Ekawati (DIV Promosi Kesehatan), tim ini beranggotakan Nur Ariska Ramadhana (DIV Promosi Kesehatan), dan Amelia Kartika (S1 Kebidanan). Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan media A Behaviour Centered Design secara Visual-Auditory-Kinesthetic yang merepresentasikan nilai maasi, manuntung, dan maher untuk mendukung percepatan penurunan stunting.  Dengan menggunakan media edukasi ini pesan yang disampaikan mudah untuk dipahami dan diingat karena menggunakan bahasa daerah dan nilai-nilai budaya yang ada masyarakat sehingga terciptalah perilaku positif yang terdiri dari tingkatan kognitif, sikap dan motivasi. Dengan adanya media hasil pengembangan ini, diharapkan mampu membantu dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia.

  1. Eskalasi Nilai Kesenian Madihin Secara Holistik sebagai Media Pencegahan Stunting Berbasis Budaya Masyarakat Kota Seribu Sungai

Tim ini ketuai oleh Mayada Putri Hasbi (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 2022) bersama dengan Muhammad Nazib (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 2023) dan Fathurrahman (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 2023). Program ini mengangkat budaya dari Kalimantan Selatan berupa madihin berisi syair mengenai pencegahan stunting, maka dari itu riset dari tim PKM RSH ini mengembangkan madihin sebagai media untuk memberikan pesan-pesan kesehatan tentang pencegahan stunting pada para remaja di Desa Tamban, Kabupaten Barito Kuala.

                                                                Bamadihin

 

  1. Flabi: Seasoned Flavour serba guna dari fermentasi limbah undang komoditas lokal the thousand river city yang kaya akan protein dan antioksida (PKM-K)

Diketuai oleh Ariatul Muna (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 2021) dengan anggota Evita Panca Putria (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 2021), ⁠Nhazwa Chairunnisa Firdaus (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 2023).  FlaBi (Flavor Ebi) atau tepung bumbu serbaguna berbahan baku limbah kepala, ekor, dan kulit udang yang kaya protein dan antioksidan merupakan bahan yang dapat digunakan dalam membuat berbagai olahan makanan.  Produk dalam inovasi ini dibuat melalui proses fermentasi secara aerob yaitu dengan menambahkan probiotik yang mengandung Bacillus (mikroba protiolitik) dan membiarkannya di udara terbuka selama waktu tertentu. Produk ini berpotensi juga untuk penurunan stunting.

 Promosi Penjualan PKM-K

  1. LOPOBACON: Integrative Approach Berbasis Local Potential Convergence untuk Meningkatkan Kapasitas dan Pemberdayaan Santriwati Peduli Stunting Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah (PKM-PM)

Pemberdayaan Remaja Santriwati Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah

Tim ini diketuai oleh Nur Aisha Fawwaz (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 21), tim ini beranggotakan Mahwa Izhariaqi (DIV Promosi Kesehatan Angkatan 21), dan Lisa Norsari (S1 Manajemen Angkatan 2021). Tim PKM-PM ini berfokus pada pemberdayaan santriwati peduli stunting di Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan dengan menggunakan potensi budaya lokal Kalimantan Selatan, seperti panting, madihin, pengolahan totebag perca kain sasirangan, tari zapin kreasi, sdemonstrasi masakan nugget lele serta praktik berwirausaha juga dilaksanakan. Dengan demikian program LOPOBACON diharapkan mampu menjadi program penurunan stunting yang berkelanjutan khususnya di Kalimantan Selatan.

 

Selain itu, keempat   kelompok juga berharap jika pengabdian masyarakat dan penelitian tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas, terlebih untuk generasi penerus bangsa yang senantiasa merencanakan masa depan agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk menikah dini.

 

 

Follow by Email
Instagram
Telegram
WhatsApp
Tiktok