Home

Deskripsi Singkat
Program Studi DIV Promosi Kesehatan

 

Program Studi Promosi Kesehatan (jenjang Sarjana Terapan) berada di bawah Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia (UNISM). Program studi ini memiliki keunggulan yang dijabarkan dalam visi program studi yaitu Menjadi rujukan program promosi kesehatan dengan pengembangan media teknologi tepat guna yang bersinergi dengan budaya lokal tingkat nasional tahun 2030. Hal ini dimaksudkan bahwa lulusan Program Studi Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan UNISM nantinya kompeten dalam mengelola program promosi kesehatan dengan mengembangkan media teknologi tepat guna sesuai dengan kelompok sasaran atau masyarakat dan permasalahan kesehatannya, akan tetapi tentu saja tetap bersinergi dengan budaya di masyarakat tersebut.

Upaya dalam mewujudkan visi program studi adalah dengan menyusun keterkaitan profil lulusan dan capaian pembelajaran berdasarkan kompetensi yang diharapkan. Selain itu, dituangkan ke dalam kurikulum yang telah dirancang sesuai dengan standar pembelajaran yang mengacu pada SN-DIKTI dan KKNI (level 6 untuk jenjang sarjana terapan), Kemeristekdikti Nomor 44 Tahun 2015, dan hasil diskusi dengan Ketua asosiasi promosi kesehatan pusat yaitu Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) pada workshop kurikulum pendidikan Sari Mulia pada tanggal 26-27 Maret 2018. Beban studi yang harus ditempuh selama pendidikan di Program Studi Promosi Kesehatan adalah 146 SKS dengan masa studi 8 semester (4 tahun). Pembelajaran dengan konsep teori diberikan di kampus dan untuk praktik dan lapangan dilakukan di laboratorium, desa binaan, maupun institusi/perusahaan rekanan program studi.

Mata kuliah-mata kuliah yang dilahirkan sebagai penciri keunggulan di dalam kurikulum adalah sebagai berikut:

  1. Bidang promosi kesehatan sangat terkait dengan kemampuan dalam berkomunikasi. Seorang promotor harus mampu melakukan komunikasi efektif kepada masyarakat untuk mencapai tujuan peningkatan derajat kesehatan. Oleh karena itu, materi dan pengaplikasian dari ilmu komunikasi perlu lebih dimantapkan. Mata kuliah interpersonal communication dan public speaking (sebagai lanjutan dari mata kuliah Dasar-Dasar Komunikasi) dibuat untuk mencapai kompetensi tersebut.
  2. Sebagai program studi yang dijadikan rujukan dalam pengembangan media promosi kesehatan, maka diperlukan penguatan terkait hal tersebut yang diwujudkan dalam mata kuliah Pengantar Media Promosi Kesehatan, Perancangan Media Promosi Kesehatan, dan Pengembangan Media Promosi Kesehatan.
  3. Sebagai promotor kesehatan, dalam melaksanakan promosi kesehatan hendaknya sejalan dengan program-program pemerintah. Oleh karena itu, di dalam kurikulum dibuatlah satu mata kuliah yang khusus membahas tentang program-program kesehatan yang mengacu pada Rencana Strategis Kemenkes RI yang akan selalu update yaitu mata kuliah Program Strategis Kesehatan.
  4. Salah satu pendekatan dalam proses pembelajaran adalah dilakukan dengan Interprofessional Education (IpE) atau pendidikan yang diintegrasikan dengan berbagai profesi yang ada di tiga fakultas di UNISM (Fakultas Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi, dan Fakultas Humaniora). Keunggulan ini diwujudkan menjadi salah satu mata kuliah wajib atau penciri institusi yang diberikan kepada mahasiswa.
  5. Realisasi dari mata kuliah IpE terintegrasi dalam pelaksanaan Praktik Kerja Nyata (PKN) dengan mengaplikasikan keilmuan langsung kepada masyarakat terutama di wilayah binaan Universitas Sari Mulia sehingga lulusan akan mampu melaksanakan Interprofessional Colaboration pada saat memasuki dunia kerja.

Dengan adanya keunggulan-keunggulan tersebut, kreativitas, bakat, dan minat pada diri mahasiswa dapat berkembang, diperolehnya pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan secara langsung melalui proses belajar mengajar, terbinanya sikap mandiri, disiplin, dan berkembangnya potensi positif serta terbentuknya moral dan etika professional yang sesuai dengan keunggulan Program Studi.