Banjarmasin, Sabtu 11 April 2026.
Dosen Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan menjadi salah satu anggota tim penerima hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) pada Tahun Anggaran 2026 melalui skema penelitian dengan judul “Breaking Prolonged Labor Cycle: Dual Intervention Prenatal Yoga dan Moxibustion untuk Optimalisasi Faktor 3P (Power, Passage, Passenger) dalam Evidence-Based Midwifery Innovation.” Keterlibatan ini menunjukkan kontribusi aktif dosen dalam kolaborasi multidisiplin untuk mengembangkan inovasi di bidang kesehatan ibu dan anak.
Partisipasi dalam penelitian tersebut mencerminkan komitmen dosen dalam mendukung pengembangan praktik berbasis bukti (evidence-based practice), khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kebidanan. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan intervensi prenatal yoga dan moxibustion sebagai strategi non-farmakologis yang berpotensi mengoptimalkan proses persalinan serta meminimalkan risiko persalinan lama.
Sebagai anggota tim, peran dosen Sarjana Terapan Promosi Kesehatan juga berfokus pada aspek promosi kesehatan, terutama dalam edukasi, pemberdayaan ibu hamil, serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya persiapan persalinan yang sehat dan aman. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan intervensi yang tidak hanya bersifat klinis, tetapi juga berbasis komunitas dan perilaku kesehatan.
Dengan keterlibatan dalam hibah ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara bidang promosi kesehatan dan kebidanan dalam menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak luas. Ke depan, kontribusi ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi, serta menjadi rujukan dalam pengembangan intervensi berbasis bukti di tingkat pelayanan kesehatan.
